Pentingnya Memenuhi Kebutuhan Air Putih Harian

Izi Health | 15 Dec 2021

Air merupakan komponen utama di dalam tubuh manusia baik dewasa termasuk anak-anak. Faktanya, komposisi air di dalam tubuh anak lebih besar dibandingkan orang dewasa. Sebanyak 60% berat badan orang dewasa terdiri dari air, sedangkan tubuh bayi pada kehidupan enam bulan pertama 75% dari massa tubuhnya terdiri dari air.

Takaran kebutuhan air pada anak dan orang dewasa.

Dengan perbedaan komposisi air di dalam tubuh anak dan orang dewasa, maka berbeda pula takaran kebutuhan air putih harian bagi keduanya. Selain itu, khusus untuk anak, perbedaan takaran kebutuhan air juga dipengaruhi oleh jenis kelamin anak.

Menurut rekomendasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) adapun takaran kebutuhan air pada anak sesuai umur dan orang dewasa bisa dilihat dalam tabel berikut ini:

No

Usia

Berdasarkan jenis kelamin

Takaran kebutuhan air

Laki-laki

Perempuan

1

Bayi 0 – 6 bulan

-

-

700 ml / hari

2

Bayi 7 – 12 bulan

-

-

800 ml / hari

3

Anak 1 – 3 tahun

-

-

1.300 ml / hari

4

Anak 4 – 8 tahun

-

-

1.700 ml / hari

5

Anak 9 – 13 tahun

 

2.400 ml / hari

6

Anak 9 – 13 tahun

 

2.100 ml / hari

7

Anak 14 – 18 tahun

 

3.300 ml / hari

8

Anak 14 – 18 tahun

 

2.300 ml / hari

9

Dewasa

-

-

2.000 ml / hari

 

Meski demikian, takaran kebutuhan air penting untuk disesuaikan kembali sesuai aktifitas anak. Umumnya, takaran air akan lebih banyak saat beraktivitas fisik seperti olahraga, bisa juga saat cuaca atau suhu sangat panas, dingin, atau saat bepergian jauh.

Salah kaprah dehidrasi di suhu dingin

Ruangan ber AC dan suhu dingin kerap dianggap tempat yang tepat untuk terhindar dari gerah dan sengatan matahari. Bagi golongan tertentu seperti pekerja kantoran, misalnya, ruangan yang seperti ini malah jadi tempat menghabiskan waktu seharian.

Selain dingin, ruangan ber AC memang memberikan sensasi nyaman untuk bekerja. Namun, perlu juga diketahui bahwa di balik kenyamanan, ada dehidrasi yang mengintai.

Bila di suhu panas, kita bisa merasa haus, maka suhu dingin mampu menghilangkan perasaan haus tersebut hingga membuat orang-orang yang berada di dalamnya abai dengan kebutuhan cairan tubuhnya.

Padahal, di dalam ruangan ber AC pun, dehidrasi bisa terjadi lewat pernafasan dan saat menggunakan pakaian hangat, tubuh akan bekerja lebih keras sedangkan keringat menguap lebih cepat ketika udara dingin dan kering. Bila ini terjadi tanpa diiringi dengan masuknya jumlah air yang cukup, maka kemungkinan terjadinya dehidrasi pun akan lebih tinggi.

Dampak dehidrasi

Dampak dehidrasi sendiri cukup beragam:

  • Kulit kering dan pecah-pecah
  • Mengurangi fokus saat bekerja
  • Tubuh menjadi lemas, dan lelah
  • Timbulnya hipotensi atau tekanan darah rendah
  • Rusaknya otot dan gangguan pencernaan seperti sembelit
  • Bila tak segera ditangani, dehidrasi juga berpotensi menyebabkan gangguan fungsi ginjal dan penyakit batu ginjal
  • Di kasus yang lebih parah, dehidrasi juga bisa mengakibatkan penderita pingsan bahkan menyebabkan kematian.

Untuk menghindari dehidrasi dan dampak-dampaknya, pastikan mengonsumsi air putih sesuai kebutuhan. Kamu bisa bawa botol minum berukuran besar dan selalu sempatkan minum di sela-sela kesibukan.


BERI KOMENTAR