Hal-hal Penyebab Selingkuh

Izi Health | 11 Jan 2022

Rumah tangga memang banyak naik turunnya, ketika tidak dijaga dan setiap kesalahan tidak segera dibicarakan, maka akan selalu ada celah terjadinya perselingkuhan. Berikut adalah sederet hal penyebab selingkuh

Meski sangat menyakitkan dan menguras emosi penonton, rupanya Serial Layangan Putus memberikan banyak sekali pelajaran berharga bahwa ketika seseorang yang telah terikat dalam hubungan mencoba bermain-main dengan orang ketiga, ada banyak hal yang akan dikorbankan baik untuk diri sendiri, maupun untuk keluarga.

Agar terhindar dari hal-hal yang jadi awal mula petaka rumah tangga, yuk cari tahu apa sih selingkuh itu? Dan bagaimana selingkuh bisa terjadi? Lalu, apa yang bisa kita lakukan agar tak terjebak dengan pihak ketiga dalam rumah tangga?

Mengenal arti kata selingkuh

Selingkuh dimaknai sebagai sebuah perilaku yang melanggar komitmen hubungan hingga akhirnya melukai rasa percaya dalam sebuah hubungan yang romantis. Batasan selingkuh tiap pasangan bisa berbeda-beda tergantung pada komitmen hubungan yang dibangun.

Setidaknya ada dua jenis perselingkuhan, yakni selingkuh hati (emotional infidelity) dan selingkuh fisik (sexual infidelity). Selingkuh fisik tak melulu disertai dengan kedekatan emosional seperti yang dilakukan saat seseorang berhubungan badan dengan pekerja seks komersial, sedang selingkuh hati bila tak langsung berhenti berpotensi jadi selingkuh fisik.

Setidaknya ada tiga hal yang perlu dicatat dari sebuah perselingkuhan yakni ketertarikan fisik, kedekatan emosional dan kerahasiaan.

Penyebab selingkuh

Lalu yang menjadi pertanyaan, apa yang menyebakan seseorang selingkuh?

Baca juga: Ketahui Bahaya Selingkuh Bagi Diri Sendiri dan Keluarga Lewat Serial Layangan Putus 

1. Dari ketertarikan fisik jadi teman curhat yang asik

Kembali lagi pada tiga kriteria di atas. Tidak salah memang bila seseorang memiliki wajah yang rupawan, yang salah adalah ketika kriteria ini digabungkan dengan kriteria lainnya yakni kedekatan emosional dan kerahasiaan.

Ketika seseorang tertarik dengan fisik lawan jenis yang bukan pasangannya, lalu kemudian terjadi kedekatan emosional yang dirahasiakan dari pasangan, maka potensi timbulnya sebuah perselingkuhan akan semakin besar.

Kedekatan emosional sendiri bisa terjadi dengan diawali sebagai seorang teman cerita, curhat kalau bahasa sehari-hari kita. Bahasa Piskolog menyebutnya Katarsis.

Mengeluarkan uneg-uneg memang baik, namun, saat kegiatan ini dilakukan pada orang lain dan lawan jenis yang awalnya dianggap teman, lama kelamaan, akan muncul rasa ketergantungan dan afeksi yang didapat ketika sang teman bisa menjadi pendengar yang baik.

Bagaimana bila ternyata hubungannya hanya sekedar teman dekat untuk berbagi cerita?

Bila ternyata hanya teman dekat untuk sekedar curhat, sebaiknya kehadiran temanmu tak perlu dirahasiakan dari pasangan. Alih-alih menenangkan, adanya dia di tengah-tengah kalian justru mengundang pertanyaan baru yang mengarahkan pasangan lebih curiga terhadapmu.

2. Merasa bahwa selingkuh adalah hal yang wajar

Bagi mereka yang hidup dalam lingkungan yang “mewajarkan” selingkuh, maka bagi mereka selingkuh adalah hal yang wajar. Katakan saja hubungan satu malam dengan perempuan yang bukan pasangannya.

Selingkuh bisa dianggap hal wajar bila seseorang melihat orang terdekatnya melakukan hal yang serupa tanpa merasa berdosa. Misalnya anak yang melihat orangtuanya

3. Kehilangan komunikasi yang baik

Komunikasi juga bisa jadi penyebab timbulnya perselingkuhan dalam rumah tangga. Bila tak segera diperbaiki, salah satu pasangan berpotensi curhat pada orang lain dan bila terus berlanjut, kegiatan ini dapat beralih jadi ketergantungan dan menjadi langkah awal hadirnya orang ketiga dalam keluarga.

4. Tak lagi dapat memenuhi kebutuhan pasangan

Poin ini berkaitan pula dengan komunikasi. Ketika salah satu pasangan merasa bahwa kebutuhannya tidak terpenuhi baik materi, jasmani maupun rohaninya, sudah coba disampaikan namun tidak mendapatkan respon yang sesuai, bisa menjadi pintu pembuka untuk melarikan diri dari diskusi rumah tangga dan awal mula terjadinya perselingkuhan.

Pasangan akan mencari tempat dimana kebutuhannya bisa terpenuhi dan mulai membuat perbandingan dengan pasangan resminya.


BERI KOMENTAR