Tips Menghindari Perselingkuhan Dalam Rumah Tangga

Izi Health | 17 Jan 2022

Salah satu alasan perceraian di dunia adalah perselingkuhan, temukan tips untuk menghindari perselingkuhan dalam rumah tangga di sini...

Masih seputar serial Layangan Putus yang memberikan banyak catatan penting dalam membangun sebuah rumah tangga termasuk komunikasi, kepercayaan dan kesetiaan di dalamnya. Tentu dibutuhkan banyak hal lain agar rumah tangga harmonis. Namun, mari kita kembali tentang kesalahan Aris, tokoh utama pria dalam Layangan Putus yang menyebalkan itu, perselingkuhan.

Satu dari sekian alasan perceraian di dunia adalah perselingkuhan. Di Indonesia sendiri, survei membuktikan bahwa Indonesia merupakan negara terbesar kedua dengan jumlah penduduk yang melakukan perselingkuhan setelah Thailand.

Baca juga: Ketahui Bahaya Selingkuh Bagi Diri Sendiri dan Keluarga Lewat Serial Layangan Putus

Sebetulnya, bagaimana cara agar tidak dapat terhindar dari perselingkuhan dalam rumah tangga?

1. Menjaga komunikasi dalam berbagai topik

Komunikasi merupakan bagian terpenting dan tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia sebagai makhluk sosial. Tujuannya untuk menyampaikan sebuah informasi dari pihak pertama ke pihak lainnya melalui penggunaan tanda, simbol dan aturan semiotika yang dipahami bersama.

Komunikasi memiliki peran yang sangat penting dalam rumah tangga seperti menghindari konflik dan mencegah terjadinya kekerasan dalam rumah tangga. Alih-alih diam akan satu persoalan, ada baiknya didiskusikan untuk mendapatkan solusi yang disepakati bersama.

Hindari menutup-nutupi informasi apapun karena berpotensi menimbulkan kecurigaan bagi pasangan. Menjaga komunikasi yang baik juga akan membantumu mengenal pasangan lebih dalam.

2. Menghindari “bercerita” pada orang lain urusan rumah tangga

Hindari “bercerita” atau curhat terkait urusan rumah tangga pada orang lain apalagi beda jenis kelamin. Meski berstatus sahabat, hal ini sebaiknya tidak dilakukan karena kamu bisa saja merasa nyaman dan perlahan akan muncul rasa ketergatungan dan ketertarikan untuk terus bercerita. Di samping itu, kurang “etis” pula bila harus membongkar rahasia keluarga pada orang lain. Di satu titik, ketika timbul rasa kecewa, sahabat yang mungkin kamu percaya bisa saja berkhianat dan memberitahu orang lain tentang rahasiamu.

Baca juga: Hal-hal Penyebab Selingkuh

Bila memang membutuhkan teman untuk bercerita, kamu bisa melakukan konseling online dengan Psikolog terpercaya yang bisa kamu temukan dengan mudah di IziHealth.

Berbincang dengan profesional terkait urusan pribadi tak hanya akan memberimu kelegaan, Psikolog yang menangani juga umumnya akan membantumu memberi solusi dari permasalahan.

3. Mengenal pasangan dengan baik

Kenali pasangan dengan baik lewat komunikasi, lewat tutur kata, lewat tindakan, bagaimana mencari solusi, bagaimana caranya mengatur finansial, apa yang dilakukan saat marah, caranya menepati janji, dan kebiasaan-kebiasaan lain yang mungkin akan terus kamu hadapi selanjutnya.

4. Percaya pada pasangan

Percaya pada pasangan. Salah satu dampak positif dari menjaga komunikasi yang baik adalah terciptanya rasa saling percaya satu sama lain.

Tidak bisa disangkal, di satu waktu dan kondisi, akan selalu ada orang lain yang tidak menyukai hal apapun yang kamu lakukan dan melakukan cara apapun untuk melihatmu dan keluargamu berantakan. Termasuk mengada-ada cerita.

Bila kepercayaan antar anggota keluarga kuat, hal-hal seperti ini akan bisa dilewati dengan sangat mudah.

5. Tetap percaya diri

Tetaplah percaya diri, jaga dan terus asah wawasan serta kemampuan diri agar tak merasa terintimidasi oleh lingkungan pasangan.

6. Menyisihkan quality time bersama pasangan

Dalam satu minggu berjalan, pilihlah satu hari dan waktu yang tepat untuk menikmati quality time bersama pasangan. Banyak hal yang bisa dilakukan seperti makan malam romantis, nonton film terbaru, berwisata di tempat yang disukai, atau sekedar pillow talk sebelum menutup hari.

Tips-tips ini tak hanya dapat dilakukan oleh pasangan yang telah berumah tangga, kamu yang sedang menjalin hubungan dan berencana untuk berkomitmen ke jenjang yang lebih serius juga bisa menerapkannya demi hubungan yang lebih baik dalam rumah tangga.


BERI KOMENTAR