Tips Jaga Kesehatan Selama Perjalanan Mudik| Sumber foto: Freepik

Tips Jaga Kesehatan Selama Perjalanan Mudik

Izi Health | 02 May 2022

Akhirnya mudik lagiii. Tapi, sebelum melakukan perjalanan jarak jauh, intip tips jaga kesehatan selama perjalanan mudik ini yuk...

Mudik akan selalu jadi bagian yang menyenangkan sepanjang tahun berjalan. Kembali ke kampung halaman, lalu berkumpul lagi bersama keluarga tersayang untuk merayakan hari nan Fitri. 

Setelah dua tahun absen sebagai dampak dari pandemi, Covid-19 kini mudik Lebaran diberlakukan kembali. 

Izin mudik yang diberikan oleh Pemerintah tahun ini disambut antusias masyarakat. Bahkan, volume kendaraan mudik tahun ini capai rekor tertinggi sepanjang sejarah. dan berhasil mengalahkan rekor sebelumnya di tahun 2019.

Penting untuk diketahui, semakin tinggi animo masyarakat menyambut mudik, semakin tinggi pula volume kendaraan di jalanan dan akan berdampak pula terhadap lama perjalanan. 

Beberapa pemudik mengaku perjalanan mudik kali ini jauh lebih lama dibanding mudik tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan pantauan tim IziHealth, untuk masuk ke kapal ferry di pelabuhan Merak saja menuju pelabuhan Bakauheni, dibutuhkan waktu sekitar 11 jam untuk mengantri.

Dampak lainnya adalah kemampuan fisik untuk menghadapi jalanan yang padat merayap. Belum lagi bila perjalanan melibatkan anak dan lansia yang kemampuan fisiknya jauh lebih rentan lelah.

Nah, bagi teman-teman IziHealth yang juga jadi pemudik tahun ini dengan kendaraan pribadi, pastikan perut dalam kondisi nyaman, kenyang tapi tidak kekenyangan ya. Selain itu, berikut adalah tips untuk menjaga kesehatan selama perjalanan mudik. 

Istirahat yang cukup

Istirahat yang cukup berlaku baik untuk pengemudi, pengemudi cadangan dan seluruh penumpang perjalanan. 

Khusus untuk pengemudi, dianjurkan untuk beristirahat 30 menit usai mengendara selama 4 jam. Hal ini dilakukan sebab batas kemampuan manusia ketika mengemudi diperkirakan maksimal hanya empat jam saja. Memaksakan mengemudi setelah 4 jam berpotensi membahayakan diri dan penumpang akibat rasa lelah dan melanda.

Menjaga kenyamanan selama di dalam kendaraan

Kenyamanan di dalam kendaraan selama perjalanan juga harus diperhatikan. Hindari suhu air conditioner yang terlalu dingin, atau terlalu hangat. 

Suhu yang terlalu dingin akan lebih cepat membuat mata penumpang kering, sakit kepala  dan lebih cepat lelah terutama bila perjalanan dilakukan bersamaan dengan puasa. Untuk itu, saat perjalanan mudik, dianjurkan membuka jendela mobil minimal dua jam sekali agar sirkulasi udara bisa berganti.

Sebaliknya, bila temperatur AC kendaraan terlalu hangat, suhu di dalam mobil juga akan tidak nyaman, penumpang berkeringat dan kegerahan. 

Membawa obat-obatan pribadi

Kondisi kesehatan setiap orang berbeda-beda. Bila kamu atau anggota keluarga memiliki penyakit tertentu, pastikan membawa obat-obatan pribadi sebagai langkah awal penanganan pertama bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. 

Hadirkan keceriaan di dalam kendaraan

Ada sebuah jargon yang menyebutkan bahwa tertawa adalah obat yang paling mujarab. 

Perjalanan panjang akan semakin membosankan bila kondisi di dalam mobil hening dan jauh dari keriuhan yang menyenangkan. 

Kamu bisa membawa beberapa permainan ringan yang bisa dilakukan di dalam mobil tanpa butuh banyak akses tempat. Hal ini juga diperlukan agar anggota keluarga di dalam kendaraan tak hanya bergantung pada ponsel masing-masing. 

Kamu bisa bawa ukulele untuk bisa bermain tebak lagu dari nada yang dimainkan, atau bermain tebak kata dari beberapa clue yang telah disiapkan sebelumnya. 

Sebagai pemanis, kamu bisa menyiapkan pula hadiah untuk yang menang, atau ganjaran ringan bagi yang kalah seperti mencoret wajah dengan bedak. 

Permainan ini tak hanya menjauhkan anggota keluarga dari ponsel, tapi bisa pula menjadi alternatif untuk mendekatkan antar anggota keluarga. 

Itu dia beberapa tips tetap menjaga kesehatan saat mudik. Hati-hati di jalan buat IziMate yang mudik. 


BERI KOMENTAR