Ilustrasi mabuk perjalanan | Sumber foto: petzshadow via Freepik

Kiat- kiat Agar Tak Mabuk Perjalanan Saat Mudik

Izi Health | 04 May 2022

Ada yang suka mabuk saat melakukan perjalanan panjang? Kamu mungkin akan membutuhkan kiat-kiat ini agar tak lagi mengalami hal yang sama saat pulang mudik nantinya...

Selamat hari raya Idul Fitri, IziMate. Setelah satu bulan penuh berpuasa, akhirnya hari kemenangan pun tiba. 

Hari-hari besar keagamaan, termasuk hari raya Idul Fitri, tak bisa dipungkiri selalu berdampingan dengan aktivitas mudik seperti yang saat ini sedang berlangsung. 

Bicara tentang mudik, untuk mobilitas yang lebih mudah di lokasi tujuan, banyak orang yang memutuskan untuk berkendara dengan kendaraan pribadi. Keputusan ini juga sebetulnya bikin perjalanan jauh lebih hemat terutama bila seluruh anggota keluarga ikut mudik pula. 

Sayangnya, tak semua orang memiliki kemampuan nyaman di sepanjang perjalanan dalam kendaraan. Anak kecil, lansia, ibu hamil, bahkan beberapa anak muda juga ada yang mengalami kendala seperti mabuk perjalanan. 

Mabuk di perjalanan terjadi karena otak tidak bisa menerima dengan baik campuran sinyal dari beberapa anggota tubuh dalam perjalanan. Belum lagi, telinga bagian dalam yang berisi cairan untuk mengatur keseimbangan tubuh merasakan guncangan ketika kendaraan melaju. Saat kondisi tersebut terjadi, kinerja otak menjadi kacau dan tidak bisa memproses sinyal-sinyal yang berbeda dengan baik lalu timbullah mabuk perjalanan. 

Secara umum, mabuk perjalanan tidak membahayakan. Hanya saja, penderita akan merasa tidak nyaman sepanjang perjalanan, merasakan perut mual berkepanjangan, pusing dan perut tidak merasa nyaman. Dampak lainnya adalah terjadinya muntah saat di perjanan yang berpotensi pula memancing terjadinya hal yang sama pada penumpang lain.

Lalu apa yang harus dilakukan agar tak mabuk perjalanan saat mudik?

Berikut ada beberapa kiat agar tak mabuk perjalanan ala IziHealth:

Mengonsumsi obat anti mual sebelum memulai perjalanan

Ada dua golongan obat yang dapat dikonsumsi untuk mencegah mual sebelum perjalanan dimulai, yakni antihistamin seperti meclizine dan scopolamine. 

Keduanya berfungsi mencegah dan mengatasi gejala mual, muntah dan pusing selama perjalanan dengan cara memblokir sinyal yang dikirim dari neurotransmitter acetylcholine dalam otak ke sistem pencernaan yang menjadi penyebab mual. 

Bagi kamu yang juga memililiki gejala vertigo, ada baiknya untuk mengonsumsi meclizine yang juga berfungsi untuk meredakan gejala vertigo dan fungsi ini tidak dimiliki scopolamine. 

Namun, penting untuk diketahui, bahwa kedua jenis obat ini menyebabkan kantuk. Untuk itu, sebaiknya hindari mengonsumsinya bila kamu juga memegang kendali kemudi kendaraan. 

Istirahat yang cukup

Kerap kali, mual juga muncul dari rasa lelah yang melanda. Untuk itu, sebelum melakukan perjalanan jauh, upayakan mendapatkan istirahat yang cukup. 

Di samping itu, alih-alih memandang keluar atau bermain ponsel, kamu bisa istirahat saat kepala mulai pusing dan rasa mual mulai muncul kembali sebagai upaya untuk mengalihkan perhatian dari rasa mual yang kamu rasa.

Membawa wewangian favorite

Sejak dahulu, aromaterapi dipercaya menjadi alternatif obat dan ilmu semu yang didasarkan pada bahan aromatik termasuk esensial dan senyawa aroma lainnya yang mampu meningkatkan kesejahteraan psikologis atau fisik. 

Kamu bisa menghidrup wewangian aromaterapi atau parfum favoritemu dalam-dalam untuk menenangkan diri saat berada dalam kendaraan. Wewangian juga dipercaya ampuh untuk memperbaiki mood atau suasana hati, dan mengurangi stress.

Mengonsumsi makanan yang salah

Sebelum mudik, konsumsi makanan berat hingga kenyang umum dilakukan. Memang, makanan ini nantinya akan diubah menjadi sumber energi selama di perjalanan. Hanya saja, perlu untuk diketahui, konsumsi makanan yang salah dapat berpotensi pula menjadi pemicu mabuk perjalanan. 

Ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi sebelum melakukan perjalanan panjang, seperti makanan yang memicu gas yakni durian, jengkol atau petai serta makanan yang pedas. Jenis makanan ini berpotensi membuat pusing dan mual di dalam kendaraan dan menjadikan perut terasa tidak nyaman.


BERI KOMENTAR