Arsip Tag: cara mengatasi diare

Cara Mengatasi Diare yang Tepat di Rumah

Cara Mengatasi Diare yang Tepat di Rumah

Jika Anda sedang diare, tidak perlu panik, karena ada sejumlah cara mengatasi diare yang bisa Anda lakukan di rumah. Caranya pun cukup mudah, mulai dari mencukupi cairan hingga menghindari jenis sajian tertentu. Dengan melakukannya, diare dapat segera mereda dan Anda bisa beraktivitas kembali dengan nyaman.

Secara umum, diare disebabkan karena konsumsi makanan yang terkontaminasi oleh kuman, kotoran, atau racun. Namun, diare juga bisa diakibatkan oleh hal lain, seperti konsumsi alkohol berlebihan atau efek samping obat. Biasanya, seseorang yang menderita diare bisa melakukan BAB sebanyak 3 kali atau lebih dalam sehari.

Normalnya, diare dapat membaik dalam waktu 2–3 hari dan tidak membutuhkan perawatan medis tertentu. Salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk mempercepat proses penyembuhannya adalah dengan melakukan cara mengatasi diare di rumah.

Baca Juga Artikel Terkait : https://izihealth.com/

Berbagai Cara Mengatasi Diare

Untuk meringankan gejalanya, berikut ini adalah beberapa cara mengatasi diare di rumah yang dapat Anda lakukan:

1. Menambah asupan cairan

Cara mengatasi diare yang pertama adalah menambah asupan cairan tubuh. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa ketika diare, tubuh kehilangan banyak cairan dan mineral sehingga dapat menyebabkan dehidrasi.

Maka dari itu, Anda disarankan untuk mencukupi kebutuhan cairan dengan minum 2–3 liter air putih (sekitar 8–12 gelas ukuran sedang) per hari. Selain air putih, asupan cairan juga bisa didapatkan dari makanan dan minuman untuk diare lain, seperti sup, kuah kaldu, dan jus buah.

Cara Mengatasi Diare yang Tepat di Rumah

Sedangkan untuk mengembalikan garam dan mineral, Anda bisa mengonsumsi minuman berelektrolit, seperti oralit atau minuman berenergi.

2. Mengonsumsi makanan yang tepat

Selama diare, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan rendah serat yang minim proses olahan dan tanpa banyak bumbu. Contohnya adalah nasi, kentang, roti, dan biskuit. Selain itu, Anda juga dianjurkan mengonsumsi makanan dengan kandungan probiotik, seperti yoghurt, yang baik bagi kesehatan usus.

3. Menyesuaikan pola makan

Terlalu banyak makan dalam satu waktu bisa memaksa otot saluran cerna untuk bekerja lebih aktif, sehingga memperparah diare. Maka dari itu, Anda disarankan untuk makan dalam porsi kecil namun lebih sering.

Bagilah 3 porsi makanan utama dalam sehari menjadi porsi-porsi yang lebih kecil untuk 5–6 kali makan. Cara ini dapat meringankan beban kerja usus selama diare.

4. Menghindari sajian makanan yang dapat memperparah diare

Selama diare, hindarilah makanan yang dapat mimicu atau memperberat diare. Contohnya adalah makanan yang digoreng (berminyak), berlemak, pedas, atau tidak matang seluruhnya. Selain itu, beberapa jenis buah dan sayuran yang memicu gas, seperti kol dan kacang, juga bisa memperparah diare.

Anda juga disarankan untuk menghindari minuman berkafein (kopi, teh, soda) dan minuman beralkohol. Ini karena jenis minuman tersebut bisa memicu produksi urine, sehingga membuat Anda lebih mudah dehidrasi. Pada orang dengan intoleransi laktosa, konsumsi susu juga sebaiknya dibatasi karena akan memperparah diare.

Itulah cara mengatasi diare yang bisa Anda praktikan di rumah. Namun, bila setelah melakukannya diare tidak kunjung membaik dalam 48 jam dan disertai demam tinggi, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk memperoleh penanganan yang tepat.

Bagaimana Cara Menyembuhkan Diare yang Aman dan Mudah di Rumah?

Bagaimana Cara Menyembuhkan Diare yang Aman dan Mudah di Rumah?

 

Diare merupakan penyakit yang umum terjadi, dari bayi hingga dewasa. Gangguan pencernaan ini dapat dikatakan sebagai diare jika feses mengalami perubahan menjadi cair, dan buang air terus-menerus selama 3 kali atau lebih dalam sehari.

Sahabat MIKA perlu mengetahui bahwa di negara berkembang, diare menjadi salah satu penyakit mematikan pada anak karena kekurangan cairan yang mengganggu kerja tubuh (Dehidrasi).

Penyebab utama diare adalah masuknya kuman yang mengganggu aktivitas organ pencernaan, dan tentunya penyakit ini dapat disembuhkan.

Lalu, bagaimana cara menyembuhkan diare yang aman dan direkomendasikan secara medis? Yuk, ikuti informasi selengkapnya pada artikel ini!

Baca Juga : https://izihealth.com/

Salah satu gejala diare mengakibatkan tubuh lemas dan dehidrasi

Penyebab diare pada umumnya adalah infeksi bakteri, virus, atau parasit ke dalam pencernaan, seperti E. Coli, Shigella, Salmonella, Vibrio, Campylobacter, dan Yersinia. Hal ini berasal dari makanan atau minuman yang dikonsumsi terkontaminasi dengan kuman yang menyebabkan adanya gangguan pencernaan, hingga berdampak keracunan.

Selain itu, penyebab lain diare bisa ditemukan jika Sahabat MIKA sedang mengalami radang usus besar, efek obat-obatan seperti antasida untuk penderita maag, obat pencahar, reaksi kemoterapi, dan metformin sebagai obat diabetes.

Berdasarkan tingkat keparahannya, diare dibagi menjadi tiga: diare akut , diare sub-akut, dan diare kronis.

Bagaimana Cara Menyembuhkan Diare yang Aman dan Mudah di Rumah?

Diare akut terjadi jika Sahabat MIKA terus menerus buang air besar dengan tekstur feses cair selama 14 hari (2 minggu).
Diare sub-akut terjadi antara 2-4 minggu.
Diare kronis, dengan gejala yang lebih parah dan terjadi selama lebih dari 4 minggu atau lebih.
Gejala diare pada awalnya adalah rasa mulas pada perut, mual, kram perut, feses cair (Jika lebih parah, feses bisa berdarah), hingga berkali-kali buang air besar dalam sehari. Karena itu, tubuh penderitanya lemas hingga kekurangan cairan atau dehidrasi.

Penderita diare yang mengalami dehidrasi berdampak pada tubuh yang mengeluarkan keringat dingin, tidak dapat beraktivitas, dan tensi rendah rendah. Jika tidak segera diobati, diare bisa berdampak pada bahaya dan komplikasi lain, bahkan kematian.

Cara menyembuhkan diare yang aman

Diare tentunya dapat disembuhkan. Meskipun Sahabat MIKA sudah menghubungi dokter dan mendapatkan obat-obatan, Anda dapat melakukan perawatan ini di rumah :

1. Mengembalikan cairan tubuh dengan oralit

Setelah berobat ke pusat kesehatan terdekat, penderita diare akan mendapatkan oralit. Oralit berfungsi sebagai re-hidrasi untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang. Konsumsi Oralit dengan 200 ml air.

Apablia Sahabat MIKA tidak sempat untuk mendapatkannya di apotek, kini Anda bisa membuat oralit sendiri di rumah. Bagaimana caranya?

Siapkan 200 ml air matang
Siapkan ½ sendok teh garam
Siapkan 1-2 sendok makan gula
Kemudian, aduk rata dan minum setiap 2-4 jam apabila penderita diare masih buang air besar terus menerus.

2. Banyak minum air mineral

Selama masa penyembuhan, selain oralit, penderita diare perlu banyak mengkonsumsi air mineral untuk membantu mengembalikan cairan tubuh. Menurut studi di Amerika Serikat, diperlukan konsumsi air mineral sebanyak 2-3 liter agar cairan tubuh kembali normal.

Selain air mineral, Anda dapat memanfaatkan minuman isotonik yang biasa diperlukan untuk kebutuhan olahraga atau jus buah alami.

3. Mengkonsumsi makanan dengan tekstur lembut

Saat Anda sedang diare dengan frekuensi buang air besar yang sering dan tubuh yang lemas, makanan dengan tekstur lembut bisa menjadi opsi agar mudah dicerna dan diserap dalam usus. Contoh makanannya adalah pisang, nasi, roti panggang, atau makanan berkuah dengan tambahan jahe sebagai bumbu.

Pisang kaya akan potasium yang aman bagi penderita diare, dan tidak bertahan lama di perut, sehingga aman untuk terhindar dari rasa mual.